BERSAMA USIR COVID-19 DENGAN EMPATI

Hola Pixies! Being inactive lately duh. Gara-gara si covid yang masih betah stay ini bikin semua urusan terbengkalai. Sampe urusan blog pun sama. Sedih banget di waktu yang kacau dan gak menentu ini. Tapi aku happy bisa ikut webinar bareng KEMENKES beberapa hari lalu. Disimak yah!

BERSAMA USIR COVID-19 DENGAN EMPATI

Anyway, guys. Sekarang ini banyak banget hal yang mengharuskan kita beradaptasi dengan keadaan baru. Work from home, school from home, dan hingga pray from home menjadi hal yang mainstream banget saat ini. Dan sampai apel sama pacar pun dari rumah.

Kebiasaan beradaptasi baru ini menuntut kita untuk selalu menjaga diri dari paparan virus. Hal ini tentu menjadi hal yang menyulitkan bagi sebagian lapisan masyarakat yang sudah terbiasa dengan rutinitas sebelumnya.

Ya termasuk aku sih, yang biasanya bisa kemana-mana tanpa ragu dan tanpa masker. Sekarang kalau mau pergi udah kayak mau pergi perang lawan godzilla.  Pakai jaket, masker N95, sarung tangan bersih, dan face shield. Terus juga nih aku udah jarang pakai pakaian yang terbuka. Tapi hal ini sepertinya belum diterapkan oleh beberapa lapisna masyarakat.

Untuk itu dalam misi menghentikan penyebaran virus yang semakin luas, KEMENKES turun tangan untuk melakukan sosialisasi adaptasi kebiasaan baru. Salah satunya adalah dengan mengandalkan teknologi yang ada saat ini. Bantuan dari sosial media seperti TiKTok, Instagram, dan lainnya. Hal ini dianggap tepat untuk memberikan pemgetahuan juga wawasan tentang protokol kesehatan zaman now.

Menurut Dr. Riski, selaku Direktur Promosi Kesehatan KEMENKES, memaparkan. Selain dengan adanya peran dari pemerintah, support system yang kuat dari setiap lapisan masyarakat pun sangatlah penting untuk menekan angka penyebaran virus. Misal saat ada salah satu warga atau satu keluarga di satu wilayah tertentu, para aparat dan juga warga harus turun tangan membantu. 

Lalu beliau menyampaikan bahwa ada beberapa faktor pendorong transmisi Covid. Seperti jumlah populasi yang banyak, praktik cuci tangan yg rendah, pelaku perjalanan, jumlah ISPA Berat di 6 RS Sentinel, banyaknya populasi di daerah urban. Hal ini tentu menjadi concern utama dari pencegahan penyebaran Covid-19.

Faktor pendorong transmisi Covid

Lalu beliau juga menyampaikan sebuah survey, yang mana terdapat sekitar 72% responden selalu melakukan physical distancing selama seminggu terakhir. Lalu sekitar 87% responden mengetahui betul dengan jelas detail kebijakan ini.

Seminar di lanjutkan dengan penyampaian materi tentang faktor lain penyebab penyebaran Covid-19 yang semakin meluas ini. Dr. Rose Mini Agoes Salim, M.Psi menyampaikan materi yang sangat menarik dan santai.

Menurut beliau kurangnya empati dan respect terhadap orang sekitar menjadikan masyarakat kita sulit untuk menerapkan protokol kesehatan. Sedih kadang melihat orang di sekitar kita agaknya kurang mengerti dengan pandemi saat ini.

Juga kurangnya disiplin dan kurangnya aturan yang baku menjadi permasalahan akan penyebaran covid ini. Dan juga penerapan aturan 3m dan konsistensi yang kurang menjadi pendorong terbesar penyebaran virus ini. 

Beliau menyampaikan survey yang dilakukan oleh Litbangkes, 2020. Tentang penerapan tentang sosialisasi yang terbilang lumayan sukses. Meski belum 100% para masyarakat mengerti akan protokol kesehatan ini. Padahal cara untuk terhindar dari virus ini sangatlah mudah dan terbilang murah.

Survey menurut LITBANGKES 2020

Seminar di lanjutkan dengan peran komunitas di masa pandemi ini. Ada Kak Wardah Fajri, atau Kak Wawa yang merupakan founder dari komunitas BloggerCronny.

Peran komunitas di saat pandemi seperti ini sangat penting demi menjaga tali silaturahmi juga demi menjaga kesehatan mental yang menjadi isu yang sangat popular saat ini. Di dalam internal komunitasnya, beliau menyampaikan sering melakukan online meeting, meramaikan grup, hingga mengadakan seminar kesehatan gratis bagi para membernya demi mengisi waktu. 

Terdengar seperti hal yang kecil, tetapi hal ini sangat berarti bagi kesehatan fisik baik mental para member komunitas ini. Keseruan pada komunitas ini selalu disebarkan dengan mengadakan beberapa online event yang terbuka untuk umum.

Seru banget bisa dapat banyak ilmu danwawasan yang lengkap dari Seminar KEMENKES Bareng Blogger ini. Jadi bisa ngisi waktu luang tanpa harus keluar rumah.

Kalau cara kalian mengisi waktu luang gimana guys? Anyway, guys, selalu ingat 3M di bawah ini sebelum beraktivitas di luar rumah ya. Selalu ingat juga untuk menyayangi keluarga dan lingkungan kita. Karena kalau bukan kita, siapa lagi.

1. Memakai masker
2. Mencuci tangan
3. Menjaga jarak dan hindari kerumunan

Stay Safe and Stay Strong! We can get through this!

0 Comments

Please kindly share your thoughts down below. Sorry for the inconvenient, but active link will be remove.
XoXo Bella