PELUANG USAHA GREEN JOBS DI MASA PANDEMI

Hola Pixies! How was your 2021 so far? Aku harap sih kalian masih bisa bertahan di tengah badai pandemi yang mungkin akan berlalu. (Sudah terlalu hopeless, maaf). Ya, life must go on, betul? Kali ini aku mau cerita Peluang Usaha Green Jobs Di Masa Pandemi.

Peluang Usaha Green Jobs Di Masa Pandemi

Sebelum kita mulai, aku mau tanya dong. Apakah diantara kalian ada yang sedang menjadi plants moms or dads?

Pasti jawabannya banyak banget diantara kalian yang menghabiskan waktu untuk hobi yang sedang populer saat ini.

Dengan meningkatnya pasar tanaman masa pandemi ini, bikin aku putar otak untuk menghasilkan cuan lebih untuk si krucil. Ya, meski jumlahnya tidak terlalu besar.

Tapi hal ini tidak menyurutkan semangat membara mencari tambahan untuk uang jajan cilok. Dan juga karena hal ini dapat membantu krucil menghargai nilai suatu pekerjaan dan menikmati hasilnya.

So, peluang usaha apa sih yang sedang aku lakukan ini?

Kepo ya? Hehehe

Kotoran Domba Penghasil Uang Jajan Tambahan


Jadi guys, peluang usaha yang aku lakoni saat ini adalah berjualan kotoran domba!

Eitss, aku gak cuma menjual kotoran domba dengan begitu saja lho. Tapi aku racik sedemikian rupa agar layak pakai sebagai media tanam baik tanaman hias maupun tanaman pertanian.

Untuk saat ini sih aku hanya bisa meracik dan menjual beberapa kantung saja sehari. Ya, kalian tahu lah ya. Kalau kotoran domba itu wanginya ya ampun.

Aku bersyukur banget bisa tinggal di daerah yang subur dan penuh dengan sumber daya alam. Semua komposisi untuk media tanah ini aku dapat dengan gratis. Aku hanya perlu modal plastik pembungkus tanah saja untuk di pasarkan.

Berikut resep tanah berpupuk organik hasil racikan ku.

-Kotoran Domba

Proses Panen Kotoran Domba

Dari beberapa buku yang aku baca, kotoran domba dan kotoran unggas mempunyai unsur N yang baik bagi tanaman apabila diberikan dengan cara yang baik.

Aku biasanya hampir dua hari sekali "memanen" kotoran domba ke kandang domba milik pamanku. Gak langsung aku campur dengan bahan lainnya. Tapi aku biasanya simpan dia di tempat aman dulu selama 2 hingga 3 hari. Untuk menghilangkan asam yang terdapat pada kotoran juga untuk menghilangkan bau tak sedap.

Kotoran domba ini karena saking banyaknya sering menjadi mengganggu ke sekitar. Karena ya baunya sangat menyengat. Dan kadang juga jadi berceceran dimana-dimana. Sedih!

-Gabah Kering

Proses Penjemuran Gabah Kering

Bahan kedua adalah gabah kering sisa penggilingan padi. Aku memutuskan untuk "memanen" dari penggilingan padi yang gak terlalu jauh dari rumah.

Gabah kering ini karena terlalu banyak biasanya dijadikan pakan ternak, dijadikan media tanam, dan yang paling bikin aku kesal adalah kadang ada sebagian yang dibuang ke sungai.

Gabah kering ini biasanya aku aku jemur dulu atau di bakar. Tapi karena aku kurang bisa membakarnya, jadi ya hanya bisa dijemur saja.

-Tanah

Tanah Subur Untuk Media Tanam

Bahan terakhir adalah tanah yang subur dan baik. Karena kalau tanahnya kurang subur, bisa menghambat pertumbuhan tanaman.

Tanah ini aku hanya langsung ambil begitu saja dari kebun milik keluarga. Tanah disini sudah terkenal dengan suburnya. Jadi pas banget dijadikan media tanam.

Untuk pembuatan media tanam dari kotoran domba ini aku hanya cukup mencampur semua bahan menjadi satu. Dengan perbandingan 1:1:1.

Kalau tanya takaran ini darimana, aku cuma bisa jawab ini berdasarkan pengalaman pribadi.

Apabila kotoran terlalu banyak, menyebabkan tanaman akan menjadi kurang subur. Dan ya begitu juga sama dengan bahan lain apabila terlalu banyak.

Setelah di racik, biasanya aku langsung pack ke dalam polybag atau kantong kresek, seberat kira-kira 2kg. Per-kantong dijual sekitar 5 ribu saja. Lumayan banget hasilnya. Setiap hari aku bisa menjual sebanyak 3 hingga 4 kantong tanah ini. Seru sih bisa menghasilkan uang jajan tambahan sembari melestarikan lingkungan.

Tanah hasil racikan

Awalnya, aku gak sadar kalau apa yang aku lakukan ini termasuk ke dalam green jobs. Yang aku tahu sih green jobs itu hanya bergerak di bidang energi terbarukan saja. Hmmm

Setelah ikut Selasa Sharing bareng Komunitas ISB dan Coaction ID, beberapa waktu lalu. Aku jadi makin semangat untuk putar otak apalagi ya yang bisa aku lakukan untuk menghasilkan pendapatan lebih sembari ikut melestarikan lingkungan.

Ada satu kutipan dari sesi tersebut yang ngena banget. Dari Kak Verena Puspawardani selaku Direktur Coaction ID.

"Green jobs merupakan suatu langkah baik itu dari seseorang, lembaga, atau pemerintah untuk melakukan pembangunan sembari melestarikan lingkungan. Apabila dari suatu pembangunan tersebut tidak tercipta suatu hasil baik itu sumber pekerjaan atau sumber pendapatan, maka pembangunan tersebut di katakan gagal."

So far sih, menurutku, aku terbilang berhasil dong ya membantu sedikit pembangunan di negeri kita ini. Ya meski belum banyak tapi aku sudah bisa menghasilkan peluang usaha green jobs di masa pandemi yang menjanjikan. Betul?

Yuk, guys ikutan juga melestarikan alam kita dengan berbuat baik pada bumi. 

Petite Pixie

0 Comments

Please kindly share your thoughts down below. Sorry for the inconvenient, but active link will be remove.
XoXo Bella