LAPANGAN KERJA SETARA UNTUK OYPMK DAN DISABILITAS

Hola Pixies! Apa kabar kalian semua? Aku harap dalam keadaan yang sangat baik ya. Nyari kerja sekarang terasa sulit banget nih. Aku harus datang dari satu interview ke interview lain. Cape kadang, tetapi harus bagaimana lagi, kita harus berjuang demi keluarga. Aku jadi concern tentang hal tersebut apaklagi berkenaan dengan OYPMK dan Disabilitas. Kita sharing tentang Lapangan Kerja Setara Untuk OYPMK dan Disabilitas, yuk. Dibaca sampai akhir ya.

LAPANGAN KERJA SETARA UNTUK OYPMK DAN DISABILITAS

Masih dalam rangka awareness OYPMK dan Disabilitas. Tentunya masih setia dengan Ruang Publik KBR dan NLR Indonesia. Yang kali ini dibarengi dengan narasumber Agus Suprapto, DRG. M.Kes - Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK RI dan Mahdis Mustafa - OYPMK Berdaya/SPV cleaning service di PT.Azaretha Hana megatrading

LAPANGAN KERJA SETARA UNTUK OYPMK DAN DISABILITAS

Pada sesi ini membahas tentang kurangnya lahan pekerjaan untuk OYPMK dan Disabilitas. Dimana hal tersebut disebabkan oleh asumsi masyarakat tentang disabilitas adalah tidak produktif. Tapi perlu dicatat oleh kita bahwa, para disabilitas dan OYPMK dapat berdaya apabila kita mau memberikan pemahaman kepada mereka.

Pelatihan yang terpadu sudah seharusnya dilakukan oleh pemerintah. Karena tanpa sadar bantuan dari kita sebagai masyarakat terbilang kurang. Bantuan skala besar mau tidak mau harus dilaksanakan oleh pemerintah. Hal ini agar menjadikan para disabilitas dan OYPMK bisa menjalani hidup yang setara.

Meski begitu, lahan pekerjaan adalah masalah lain yang tak kalah besar. Terkadang beberpa pihak atau penyedia lapangan pekerjaan cenderung enggan untuk memperkerjakan mereka. Akhirnya pelatihan yang telah diikuti menjadi sia-sia. Hal ini tentu bisa menjadikan mereka stress dan depresi.

Menurut Agus Suprapto, DRG. M.Kes - Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK RI “Tidak dapat dipungkiri bahwa sikap masyarakat masih memandang sebelah mata pada kaum disabilitas dan OYPMK. Literasi dan pemahaman di masyarakt perlu di tambah agar nantinya mitra penyedia lapangan kerja tidak takut lagi untuk memperkerjakan mereka ini.”

Bisa kita lihat bahwa stigma buruk masih mempengaruhi untuk maju. Kalau kita sadari dengan sangat, para disabilitas dan OYPMK ini sama dengan kita. Hanya saja ada kekurangan yang membuat mereka tampak lemah, tidak berdaya, dan tidak produktif.

Jadi, Pixies, ayo kita tepis stigma negatif dari hati dan pikiran kita. Jangan sampai informasi yang salah malah membuat kita terjerumus ke dalam hal merugikan bagi orang lain. Yuk, turut serta ajak kaum disabilitas dan bberdaya juga produktif.

So, see you again in the next story. Buhbye Pixies!

Petite Pixie


0 Comments

Please kindly share your thoughts down below. Sorry for the inconvenient, but active link will be remove.
XoXo Bella